Postingan

Menampilkan postingan dengan label Seks Umum

Panasnya nafsu birahi - 1

Ini adalah kisah dua orang sahabat sejati, Arif Budiman dan Ivan Cornellus, yang sama-sama kuliah disebuah Universitas terkenal di Jakarta. Dua orang sahabat yang berasal dari latar belakang ekonomi yang berbeda. Arif, pemuda berkulit putih dengan potongan tubuh pendek agak gemuk. Pemuda berusia 21 tahun ini adalah anak seorang janda kaya. Ibunya, Tante Melly adalah seorang pengusaha garment yang

Panasnya nafsu birahi - 2

Setelah mencapai orgasmenya yang pertama, Ivan beristirahat sejenak memulihkan tenaganya. Kemudian dia berdiri sambil menarik tangan Mbak Heny untuk berdiri. Dalam keadaan berdiri sejajar, Ivan memeluk tubuh Mbak Heny erat-erat. Mulutnya langsung melumat mulut Mbak Heny. Sementara tangannya meremas-remas pantat Mbak Heny yang padat. Mbak Heny membalas lumatan Ivan dengan pagutan yang tak kalah

Panasnya nafsu birahi - 3

Tak terasa sudah dua puluh hari lamanya Ivan seorang diri menunggui Arif yang sedang dirawat dirumah sakit. Sampai akhirnya pada hari yang kesebelas, ibunya yang baru datang dari luar kota menjenguk Arif. Saat itu kondisi Arif sudah sedikit membaik, dia sudah mulai bisa bicara. Karena sudah ada Tante Melly, ibunya yang menunggunya, maka Arif meminta Ivan untuk mengabarkan tentang kondisinya yang

Panasnya nafsu birahi - 4

Selama Arif dirawat dirumah sakit, Ivan dengan setia menunggu sahabatnya, bergantian dengan Tante Melly, ibunya Arif. Kadang-kadang Ivan merasa berdosa terhadap Arif yang selama ini begitu baik terhadapnya, karena telah menodai Poppy pacar Arif. Tapi setiap membayangkan tubuh mulus Poppy, nafsu birahinya bangkit dan melupakan kalau Poppy adalah pacar sahabatnya. Setelah tiga bulan lamanya

Panasnya nafsu birahi - 5

Tante Melly benar-benar tak berdaya menahan serangan birahinya. Sambil meremasi sprei, kepalanya bergoyang kekiri dan kekanan. Ditengah-tegah desisannya, mulutnya meracau, mengeluarkan kata-kata kotor. Serasa hendak menjemputi kemaluan Ivan agar menghujam lebih dalam lagi ke lubang vaginanya, Tante Melly mengangkat pantatnya tinggi-tinggi. Sekitar tiga puluh menit berlalu mereka berganti posisi.

Sekretarisku tercinta - 1

Aku baru saja merekrut sekretaris baru karena sekretarisku yang lama sudah malas-malasan dan kurang profesional, apalagi setelah dia menikah. Oh ya, hampir lupa, aku bekerja di sebuah perusahaan swasta yang sedang naik daun, tepatnya di sebuah bank swasta. Tak kuduga, sekretaris baruku itu memang bukan saja masih perawan, tapi rajin, pintar dan yang paling penting lagi adalah bodinya yang montok

Sekretarisku tercinta - 2

Aku tersenyum puas, aku memang nggak egois, biar Ritaku dulu yang terkulai lemas menikmati klimaksnya, aku bisa menyusul kemudian dan Rita selalu melayaniku dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Kubalikkan tubuhnya, kujilati dengan kulumat lendir-lendir di vaginanya, kujilat, kugigit sayang klitoris dan vaginanya, dia menggelinjang kegelian. Kutelan semua lendir Ritaku, sementara itu penisku

Sekretarisku tercinta - 3

Telah seminggu Rita menikah dengan laki-laki pilihan orangtuanya. Resepsi pernikahannya di Balai Kartini cukup meriah, dan aku datang dengan isteriku untuk menyampaikan selamat. Ketika aku menyalaminya, dia tertegun dan terasa agak kikuk dan serba salah, aku pun merasakan hal yang sama. "Terima kasih ya Pak", katanya hampir tak terdengar. Di hatiku berkecamuk seribu macam pikiran, tapi kuusahakan

Sekretarisku tercinta - 4

Mendengar lenguhan dan teriakan ejakulasi Rita, aku pun mulai tak tahan menahan desakan air maniku di kepala penisku dan sambil menekan dalam-dalam penisku di vaginanya aku berteriak sambil mengejang, kugigit lidahnya, "Maahh.. oogghh.. Papaahh.. jugaa.. keelluuaarr.. ooghh.. sayaangg.. nikmaatt." Kami tertidur sejenak sambil berpelukan dengan mesra dan tersenyum puas, waktu sudah menunjukkan jam

Sekretarisku tercinta - 5

"Paahh, oogghh Mamah rindu jilatanmu seperti ini, oogghh." lenguhan Ritaku baru lagi kudengar setelah dua bulan tidak ketemu. "Papah buka pakaiannya dong!" kata Rita mulai nggak sabar. Aku segera menanggalkan seluruh pakaian yang melekat dan ketika CD-ku kulepas, penisku langsung mencuat keluar dengan tegang. Rita tersenyum manja dan langsung menyergap penisku dengan kuluman mautnya. "Paahh..

Lily gadis hipersex - 2

Luar biasa, Lily semakin berani. Ciumannya semakin kuat dan cepat. Kadang dia menyerbu leherku. Menjilat dan sesekali menggigitku. Kemudian kembali mencium telingaku. Tangannya juga tidak tinggal diam. Menjambak rambutku dan memegang kuat wajahku. Hebat, aku salut dengan lily. Wanita yang satu ini bisa memaksimalkan potensinya. Ciumannya di bibirku juga tidak monoton. Ada saja variasi gerakannya.

Pengalaman pertama tak terlupakan

Perkenalkan, namaku Aditya (nama samaran) seorang pemuda Chinese dengan tinggi badan 170 dan berat 60 dan postur tubuh yang cukup atletis karena aku rajin fitness. Aku sudah mengenal situs Rumah Seks sejak lama dan suka sekali membaca cerita di dalamnya. Kali ini aku mencoba menceritakan pengalaman pertamaku bersama pacarku Jenny (juga nama samaran) yang kini menjadi telah menjadi istriku dan

Persahabatan - 1

Cerita ini berdasarkan pada fakta (pengalaman nyata) yang kualami dalam kehidupanku selama ini dan ingin aku berbagi cerita kepada para pembaca Rumah Seks. Namaku Susi, umurku sekarang (pada saat cerita ini diketik) 23 tahun. Aku seorang wanita yang kadang orang menggolongkan usiaku pada golongan ABG (anak baru gede), karena dari dandananku dan cara berperilaku yang seperti itu. Suka atau tidak

Persahabatan - 2

Dengan sigap dia membuka kemeja dan kaos dalamnya sehingga terlihatlah dadanya yang bidang dan ditumbuhi dengan bulu-bulu lebat, membuat aku ingin sekali berbaring di atas dadanya itu karena udara dingin AC mobil yang sangat kuat. Tidak lama dia sudah tinggal bercelana dalam saja dan akhirnya dibukalah celana dalam itu.Untuk pertama kalinya aku melihat batang penis laki-laki dewasa. Di bagian

Pengalaman Kristi bersama Kelvin

Berikut ini adalah pengakuan dari seorang wanita yang saya kenal dari ruang chatting di internet, jadi jika Anda membaca kisah ini dan mengetahui, maafkan saya tetapi jangan khawatir, karena nama-nama yang ada di sini adalah karangan saya, hanya situasi dan tempatnya yang tidak saya samarkan. Hari Senin, telepon di meja kantorku berdering, saat kuangkat, "Jane di sini." "Hai Khristi. Aku Kelvin.

Pengalaman pertama

Nama saya Joko, saya terhitung baru terjun ke dalam Cerita Rumah Seks ini, site ini saya temukan secara tidak sengaja. Sejak kecil saya sering berpindah-pindah karena mengikuti ayah saya yang pegawai bank. Saya sekarang hampir menyelesaikan kuliah di salah satu universitas di ibukota, yang katanya kampus perjuangan orde baru. Umur saya 24 tahun, seharusnya saya sudah lulus setahun yang lalu, tapi

The last sanctuary - 1

Pasir putih dan angin pantai. Kedua kaki mungil itu berlari menelusuri garis buih-buih yang terhempas ke tepian. Tawa kecil penuh keriangan terdengar dari bibir gadis itu. Tangannya bergerak terayun di samping tubuhnya. Angin mengibarkan gaun putihnya dan menyibakkan rambutnya. Gadis itu tampak begitu ceria. Kulitnya yang putih seakan bercahaya diterpa sinar mentari.Kedua kaki mungil itu terus

The last sanctuary - 2

Hari-hari mulai kulalui bersama Miki. Hari-hari yang menyenangkan walau pemuda itu tak henti-hentinya memohon tamparanku lewat keisengannya. Suatu hari, Miki datang membawa seikat bunga, menyerahkannya padaku seraya mengatakan, "Untuk dewiku." Dan saat aku berusaha mati-matian untuk tidak terlihat kegirangan dan tersipu-sipu, ia malah terkakak-kakak sambil memegangi perutnya. "Sudah kuduga.

Putri Keraton - 1

Panas terik di jalan lurus beberapa kilometer memasuki kota Cirebon tidak menghalangiku untuk terus memacu kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi dari arah ibukota pada siang hari itu...demikian, yach sambil istirahat setelah seharian nyangkul begitu, suara centil manja itu memancar dari frekuensi radio komunikasi yang terus kubuka dari tadi sambil menscan frekuensi yang sedang

Putri Keraton - 2

Sesaat pintu kamar hotel kukunci segera kupeluk Vera yang diam pasrah dengan mata tertutup rapat.. kukecup lembut keningnya tepat di belakang pintu kamar hotel, turun sedikit kecupan kuarahkan ke mata kanan, kiri, hidung dan pipi.. Dengan tangan kiri kuangkat dagunya perlahan sempat Vera membuka matanya dan memandang sayu, sebelum tertutup kembali. Semakin dekat bibirku ke bibirnya desah nafas