Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sesama Pria

Patung Yunaniku - 2

Sementara cuaca memang benar-benar tidak bersahabat sama Nicky. Angin mulai menderu-deru kencang. Dingin menggigit ke tulang sumsum Nicky. Dia sebenarnya ingin jalan lebih cepat lagi, tapi seluruh selangkangannya terasa sakit sekali. "Nicole.." Nicky berbalik dengan wajah merah. Tatapannya berapi-api. Panggilan Nicole terdengar begitu menyakitkan sekaligus memuakkan terdengar di telinganya.

Patung Yunaniku - 1

Langit malam ini terlihat sangat indah. Banyak bintang bertaburan. Seorang pemuda tengah berdiri di depan jendela berkaca besar apartemennya, memandang jauh pada hamparan pemandangan di bawahnya. Semua terlihat sangat kecil dan imut-imut. Orang, kendaraan, rumah-rumah, toko.. semuanya. Nicky, begitu dia biasa disapa, tersenyum sendiri. Lengkapnya dia bernama Nicholas James. Seorang pemuda

Pangeran tidur - 6

Waktu berlalu dengan cepat. Tanpa terasa tiga ratus tahun berlalu sudah. Kerajaan Antah Dimana Berada sudah dilupakan orang. Sekeliling kerajaan sudah berubah menjadi hutan belantara yang lebat. Sementara seluruh makhluk hidup di kerajaan itu tetap tertidur lelap. Sang peri baik hati terus berkeliling dunia mencari kerajaan yang memiliki pangeran perjaka. Namun usahanya belum membuahkan hasil.

Pangeran tidur - 5

"Jangan disitu..," bisik sang gadis menahan usaha penetrasi sang pangeran. Jemarinya menggenggam kontol besar dan keras itu. "Kenapa? Aku sudah tak tahan sayang," "Maukah engkau hamba berikan kenikmatan lain yang berbeda bahkan lebih nikmat dari yang selama ini engkau rasakan?" tanya sang gadis tersenyum nakal. "Maksudmu?" tanya sang pangeran bingung. Sang gadis melebarkan pahanya. Tangannya

Pangeran tidur - 4

Sementara itu, sang peri melepaskan busana permaisuri. Ketiganya kini telanjang bulat di tepi kolam. Kemudian sang peri bangkit dari duduknya. Sang raja tak melepaskan kontol sang peri dari mulutnya. Ia mengikuti kemana sang peri bergerak. Sang peri merebahkan tubuhnya di lantai kemudian ia membungkukkan tubuh sand permaisuri sehingga wajah cantiknya tepat menghadap ke selangkangan sang raja.

Pangeran tidur - 3

Dua bulan berlalu sudah. Sang raja sudah tidak pernah memikirkan lagi mimpinya itu. Seluruh kerajaan Antah Dimana Berada sudah bersih dari benda bernama pedang. Sejak saat itu segala kegiatan berperang atau berburu hanya dilakukan dengan panah dan tombak saja. Sang raja sudah yakin bahwa putranya akan terhindar dari ancaman goresan pedang. Suatu hari sang raja sedang mandi di kolam belakang

Pangeran tidur - 2

Sepanjang malam hingga pagi sang raja dan sang permaisuri terus mengentot di halaman belakang istana. Keduanya tak kenal lelah. Berkali-kali sang raja menggenjot vagina istrinya dengan penuh nafsu. Beruang-ulang cairan spermanya yang banyak dan sangat kental menyembur deras membasahi rahim sang permaisuri. Ramuan buatan laki-laki tua itu benar-benar dahsyat. Tiga hari berturut-turut sang raja

Pangeran tidur - 1

Pada zaman dahulu kala tersebutlah sebuah negeri bernama Antah Berada Dimana. Negeri yang makmur dan damai, diperintah oleh seorang raja muda gagah perkasa didampingi oleh permaisurinya yang cantik jelita. Sang raja memerintah dengan penuh keadilan dan bijaksana. Sedemikian makmur dan damainya negeri itu, hingga batangan emas yang tergeletak di tepi jalan pun tak ada yang mengambilnya. Penduduk

Oase laut utara - Bermain api di tengah air - 2

Ketika aku menyentuh pinggiran kolam, ternyata Pak Gunawan sudah sampai duluan dan sudah duduk melepas lelah di bagian tepinya. Salah satu kakinya masih berada di air dan yang satunya lagi diangkat ke atas tepian kolam, sehingga posisi duduknya agak mekangkang. Sebuah pemandangan yang menakjubkan untuk dinikmati. Dari bagian tepi kolam aku bisa dengan jelas melihat pemandangan yang mengejutkan

Oase laut utara - Bermain api di tengah air - 1

Irama kehidupan di sebuah mess agak berbeda dengan irama keseharian di luar sana. Karena sebuah mess biasanya hanya digunakan sebagai persinggahan atau tempat tinggal sementara bagi keperluan yang berkaitan dengan program pendidikan. Keterangan di atas aku terima dari Kepala Mess, Pak Roy, ketika aku tengah menyelesaikan urusan administrasi berkaitan dengan rencana tinggalku di mess ini untuk

Oase laut utara - Pasir putih - 4

Sehari setelah acara di pantai itulah Bahar datang memenuhi janjinya untuk menetap bersamaku di rumah pondokan. Rumah pondokan ini kukontrak selama setahun. Letaknya di bukit tidak jauh dari pelabuhan. Dari atas sini pemandangan pantai dan laut terlihat lebih indah. Aku dan Bahar sering duduk berdua di beranda menikmati pemandangan itu, apalagi pada sore hari sepulang kerja. Senang rasanya dapat

Oase laut utara - Pasir putih - 3

Kondisi kami yang sudah telanjang bulat dan dalam posisi saling tindih seperti itu membuat kami laksana dua orang atlit yang sedang bergulat. Selama itu kami terus berciuman dengan penuh gairah sambil sesekali berguling-guling di pasir pantai yang mulai terasa hangat oleh matahari. Sesekali tanganku menggenggam batang kemaluannya yang besar itu, untuk kuremas dan kukocok-kocok. "Gede Bang..,"

Oase laut utara - Pasir putih - 2

Bahar lalu membalikkan badannya, menghadap ke arahku, "Mas Harso, Mas Harso.., aku tadi benar-benar serius lho, aku pikir.." napasnya terdengar masih ngos-ngosan. Biasanya kalau dia memanggilku dengan nama lengkap, pasti mau bicara serius. "Bukan apa-apa" lanjutnya, "Aku kan pernah bilang, kalau Mas mau kembali ke Jakarta, bilanglah jauh-jauh hari, jangan mendadak. Mas tahu sendiri kan, di sini

Oase laut utara - Pasir putih - 1

Laki-laki itu kini tergolek tenang di sampingku. Tubuhnya yang padat itu hanya tertutup selimut sebatas pinggangnya. Aku sendiri belum sepenuhnya berpakaian dan masih bersandar di ujung ranjang. Di pagi yang masih dingin ini kami baru saja bermain cinta. Deru napasnya tampak sudah mulai reda setelah hampir selama satu jam tadi kami bergelut penuh nafsu. Perut dan dadanya yang penuh bulu itu

Ngintip aaahhh - 2

Lalu pada saat aku menanyakan pada kakakku kenapa dia jadi menyukai laki-laki, dia merasakan kenikmatan bercumbu dengan laki-laki selama mengikuti training di Jerman, mulanya teman sekamarnya yang memperkenalkan kakakku ke dunia gay. Dan timbul rasa penasaran pada saat aku melihat kakakku di kamar mandi belakang akhirnya aku terus terang bahwa aku mengintip dia waktu sore tadi. Dia kaget,

Ngintip aaahhh - 1

Akhirnya aku bisa menikmati pemandangan kamar mandi yang terletak di belakang rumah melalui komputer di kamarku. Setelah sekian lama, akhirnya aku mendapatkan posisi yang sangat strategis untuk sudut pandang kamera digitalku, sehingga dengan leluasa aku dapat melihat seluruh ruangan kamar mandi, seolah mengintip dari langit-langit. Kamera itu hadiah ulang tahun dari kedua orang-tuaku. Kenapa aku

Merajut impian - 4

Hentakan penisnya membuatku gila dengan nafsu. Setiap jengkal tubuhku membutuhkan dirinya. Tekanan di dalam bola kemaluanku semakin memuncak, seiring dengan hantaman penisnya pada prostatku. Aahh.. Aku tak tahan lagi. Spermaku akan tertumpah keluar! Ccrroott!! Ccrroott!! Ccrroott!! Tanpa menyentuh kemaluanku, aku keluar! Semburan air maniku banyak sekali dan meleleh ke mana-mana. Perutku

Merajut impian - 3

Seusai makan malam, kami berjalan kembali ke kamar hotel kami. Bang Veri dengan lembut melingkarkan tangannya di pinggangku. Aku merasa sangat aman bersamanya. Saat pintu kamar terbuka, Bang Veri tiba-tiba mengangkatku serta menggendongku seperti pengantin pria menggendong mempelainya. Aku setengah memekik kaget sambil berpegangan sekuatnya. Bang Veri hanya tertawa saja. Badannya memang kuat

Merajut impian - 2

Lidahku kuusap-usapkan pada kepala penisnya yang sensitif. Air liurku yang basah dan hangat mengolesi permukaan penisnya, bercampur dengan precumnya. Sengaja kugoda lubang kencingnya untuk mendapatkan lebih banyak precum. Kudengar Bang Veri mendesah.. "Hhoohh.. Aahh.. Teruskan, sayang.. Uuhh.. Yyeeaahh.. Enak sekali, Dek.. Oohh.." Kuteruskan seranganku selama beberapa menit sampai akhirnya Bang

Merajut impian - 1

(by: brycejlover@yahoo.com) ***** Cintai aku dengan lembut, kasihku Sayangi diriku, sayang Jangan pernah kau lepaskan daku Kau membuat hidupku lengkap Dan aku amat sangat mencintaimu Cintai aku dengan lembut, kasihku Sayangi diriku, sayang Katakan bahwa kau milikku Dan aku akan menjadi milikmu Selamanya hingga akhir waktu Cintai aku dengan tulus, sayang Semua impianku terwujud Karena, sayangku,