Postingan

Menara hati - 2

"Kamu bolos lagi?" tanya Febrita dengan alis berkerut. "Tolong, Feb. Ini yang terakhir. Aku kan sekarang ulang tahun. Mana mungkin Papa dan Mama mengijinkan aku keluar sampai malam?" Dengan menggelengkan kepalanya Febrita melambai, "Iya deh. Tapi jangan lupa katakan pada Natan kalau aku juga ingin punya cowok." Sambil tertawa kupeluk sahabatku. "Kamu baik deh." "Dari dulu," ucapnya pendek."

Lelaki bodoh dan lelaki baik - 1

Wajah enam pemuda di kamar kost saya yang berukuran 4 x 4 cm terlihat serius dan was-was. Ketakutan mencekam hati setiap orang di kamar ini. Kami sedang membahas kejadian yang baru saja kami alami. "Gimana ya kalo dia melapor ke polisi?" tanya Peter sambil di sela-sela asap rokoknya yang mengepul. Wajahnya terlihat gundah. "Tapi dia juga mau kok, bukan salah kita," kata Andi mencoba membela diri

Lelaki bodoh dan lelaki baik - 2

Teman-teman saya akhirnya membantu membopong tubuh Shinta. Saya kembali ke mobil. Agnes terlihat tertidur nyenyak. Perlahan saya menggoyang tubuhnya.. "Ayo, tidur di dalam, di sini dingin," bisik saya.Dia hanya membuka matanya sebentar dan bermaksud untuk tidur lagi. Akhirnya dengan susah payah, berhasil membujuk dia untuk masuk ke bungalow yang terdiri dari 3 kamar tidur dan satu ruang tamu.Di

Liburan yang tak terlupakan - 1

Namaku Doni, aku tinggal di kota K. Tanggal 22 Mei 1999 yang lalu aku pergi ke Surabaya untuk liburan, sambil refreshinglah. Setelah berputar-putar sebentar, sorenya aku menuju rumah temanku yang sudah sangat akrab di kawasan DK. Keluarganya sudah sangat akrab dengan keluargaku, sudah seperti satu keluarga sejak aku lahir. Di rumah ini ada Mas Zani yang umurnya 22 tahun, adiknya (cewek, masih SMU

Liburan yang tak terlupakan - 2

Sekitar satu jam kemudian, muncullah mereka berdua dari pintu kamar Yeyen. "Gilaa..", pikirku, lama sekali mereka begituan. Mas Zani dan Yeyen tersenyum geli pertama kali melihatku, mungkin mereka menganggap tingkahku di dalam kamar tadi lucu, lalu Mas Zani bertanya. "Don, kamu mau ikut renang?". "Mau sich.., tapi aku tidak bawa celana renang tuch..", jawabku agak kecewa. "Tidak pa-pa kok, ntar

Love in Malaysia

Pengalaman yang akan aku ceritakan dalam situs Rumah Seks ini, merupakan suatu pengalaman yang tak mungkin dapat aku lupakan begitu saja. Selain kejadiannya belum begitu lama, yakni pada akhir Januari 2004 lalu, juga lokasi tempat peristiwa itu berlangsung adalah di luar negeri, tepatnya negara Malaysia.Bermula dari adanya undangan dari Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia padaku

Malam yang panjang

Kisah ini terjadi kira-kira 2 tahun yang lalu. Saat itu aku masih kuliah. Aku sedang sendirian di rumah, karena orang tuaku sedang pergi ke luar kota menghadiri sebuah acara. Sebenarnya, aku sudah sering ditinggal sendirian di rumah. Tetapi entah mengapa, malam itu aku merasa sangat kesepian. Setelah ragu-ragu sejenak, akhirnya aku memutuskan untuk menelpon pacarku, Fredi, dan memintanya