Kisah TotokMamaku berusia 51 tahun ketika peristiwa itu terjadi. Mama telah menjanda karena Papa telah meninggal dunia. Mama menurut kata orang cantik dalam usianya yang setengah baya. Dari semua sex appealnya yang paling menonjol adalah rambutnya yang terurai panjang sampai dipantatnya yang montok. Sebagai anak tunggal,aku merupakan tumpuan harapan Mama walaupun prestasiku sebagai mahasiswa
Kenikmatan dari Mbak Suli
Siang itu aku agak cepat pulang kuliah, bukan karena malas ikut kuliah yang masih ada, tetapi karena kakiku sakit (mungkin terkilir) dan ada bagian yang membiru sedikit. lagi-lagi karena main sepak bola yang kurang hati-hati, dengan teman sekampus tadi pagi. Dengan naik motor, aku ingin secepatnya pulang dan memberi obat (minyak urut), terus istirahat di rumah. 15 menit kemudian aku sudah tiba di rumah, dan agak sepi kalau jam segini, karena semua pada kerja dan kuliah atau sekolah. Hanya ada pembantu, yang usianya sekitar 35 tahun, biasa dipanggil Mbak Suli. Tapi jangan kaget lho.., badannya terawat dan masih kencang, walaupun kulitnya agak hitam (hitam manislah menurutku). Agak kaget juga aku, setelah dibukakan pintu, kulihat dia mengenakan baju kaos yang agak ketat dan rok putih yang selutut. Tetapi tonjolan di dadanya itu, membuat darahku berdesir cepat. “Kok pulangnya cepat, Mas..?” katanya menyapa. Aku memang dipanggil Mas olehnya, singkatan dari Dimas. “Iya Mbak, kakiku agak sak...
Komentar
Posting Komentar